• Thu. Aug 5th, 2021

Ccag-Gers.com – Info Berita Komunitas Komune

Komunitas Komune Arrats-Gimone terletak di Gers, di jantung Gascony, Tentang pembangunan seluruh negara.

Mausoleum Lenin, Tempat Bersejarah Peristirahatan Terakhir Sang Revolusioner

Mausoleum Lenin, Tempat Bersejarah Peristirahatan Terakhir Sang Revolusioner Sosok Vladimir Lenin mungkin bukan nama baru bagi kita. Lenin Merupakan tokoh politik yang memengaruhi dalam perkembangan Revolusi Rusia. Pemimpin Bolshevik, yang memimpin kudeta pada Oktober 1917 untuk menggulingkan Tsar Rusia. Lenin, yang meletakkan dasar-dasar Uni Soviet sebagai negara komunis di samping sebuah partai, menjadi bahan perdebatan sejarah.

Mausoleum Lenin, Tempat Bersejarah Peristirahatan Terakhir Sang Revolusioner

ccag-gers – Terlepas dari semua kontroversinya, Lenin memainkan peran kunci dalam politik Uni Soviet, perintahnya dipatuhi selamanya oleh kepemimpinan Soviet dan ia menjadi tokoh suci Partai Komunis. Foto-foto dan patung-patung Lenin telah menjadi ikon dan tetap demikian di semua kota Rusia hingga hari ini.

Meski sang revolusioner telah meninggal selama 94 tahun, namun hingga hari ini kita masih bisa melihat jasad asli pemimpin Uni Soviet tersebut. Orang-orang biasa dapat melihat secara langsung tubuh Lenin yang diawetkan di sebuah makam atau monumen pasar malam di pusat Lapangan Merah Moskow.

Baca Juga : Candi Prambanan, Tempat Wisata Sejarah Peninggalan Umat Hindu

Kontroversi Konservasi Lenin
Pada saat kematiannya pada tahun 1924, para pemimpin Partai Komunis memutuskan untuk tidak menguburkannya, tetapi untuk melestarikan jenazahnya dan menunjukkannya di depan umum. Ide konservasi berikut dilaporkan oleh Joseph Stalin untuk peran kesempatan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada publik. Namun, ide ini ditolak oleh para pemimpin Bolshevik lainnya karena melestarikan tubuh Lenin dapat menciptakan ‘peninggalan suci’ yang akan dihormati oleh rakyat, sesuatu yang tidak ada dalam ideologi komunis. Bahkan istri Lenin sendiri tidak setuju dengan hal ini dan menunjukkan bahwa Lenin sendiri tidak setuju untuk menyembahnya.

Karena runtuhnya Uni Soviet dan tidak adanya Partai Komunis di Rusia saat ini, banyak orang Rusia berharap agar jenazah Lenin dikuburkan dengan baik. Menurut jajak pendapat Levada Center, sekitar 58% orang Rusia ingin menguburkan jenazah Lenin. Meski masih banyak yang antusias, mausoleum berikutnya tetap abadi sebagai bentuk penghormatan terhadap founding father Uni Soviet.

Kontroversi lain tak lepas dari besarnya perawatan tubuh yang biasa dilakukan Lenin. Menurut Badan Pendapatan Negara, pemerintah mengalokasikan 13 juta rubel (sekitar 200 ribu dolar AS) untuk merawat tubuh Lenin setiap tahun.

Biaya berikut termasuk kegiatan biomedis untuk menjaga tubuhnya dalam kondisi baik selamanya, menyemprotkan bahan pengawet dan menutupi tubuh Lenin setiap setengah tahun dengan balsem. Saat ini, anggota badan Lenin lainnya tidak melebihi 23 persen, tetapi penampilan fisiknya, elastisitas kulit, dan kelenturan persendiannya tetap terjaga selamanya.

Dapat dikatakan bahwa kunjungan ke Makam Lenin di Moskow adalah sebuah ziarah, baik bagi rakyat Rusia maupun bagi rakyat negara-negara anggota bekas Uni Soviet lainnya. Jumlah pengunjung makam mencapai 2,5 juta orang per tahun. Kalaupun tidak ada biaya, wisatawan harus antre lama untuk masuk ke gedung ini.

Baca Juga : Penelitian Ilmuwan Biologi Hingga Ahli Fisika Telah Terbukti di Al-Qur’an

Dan Anda bisa melihat tubuh Lenin terbaring kaku di etalase bersuhu -20 derajat Celcius. Kunjungan berlangsung cepat, di bawah kondisi yang ketat di bawah pengawasan perwira bersenjata. Pengunjung hanya bisa melewati setengah lingkaran, tidak bisa melanjutkan dan berdiri di depan kotak kaca, tidak bisa mengeluarkan suara, dan tentunya tanpa kamera.

Bagi sebagian besar wisatawan yang melewati kota Moskow, Lapangan Merah adalah salah satu destinasi yang wajib dikunjungi. Bagi yang tertarik melihat salah satu tokoh perhelatan dunia, tak ada salahnya mengunjungi makam para pengikut revolusioner sebelum jenazahnya dikubur selamanya.