• Fri. Sep 17th, 2021

Ccag-Gers.com – Info Berita Komunitas Komune

Komunitas Komune Arrats-Gimone terletak di Gers, di jantung Gascony, Tentang pembangunan seluruh negara.

Fakta Sejarah Kelenteng Sam Poo Kong

Fakta Sejarah Kelenteng Sam Poo Kong Orang Cina telah berlayar keliling dunia sejak zaman kuno. Salah satu tempat yang saya kunjungi adalah Nusantara. Saat ini, jejak pelayaran Tiongkok terekam di semua candi yang membentang dari Savan hingga Merauke. Salah satunya adalah Candi Sampukon.

Fakta Sejarah Kelenteng Sam Poo Kong

ccag-gers – Candi Sampukon adalah candi yang terkenal terutama di Semarang, Jawa. Di dalam kuil, ada jejak pelayaran Cina melintasi laut. Salah satunya adalah patung Laksamana Zheng He yang dianggap terbesar di Asia Tenggara.

Baca Juga : Piramida Agung Giza, Keajaiban Dunia Kuno yang Tersisa

Berdasarkan jejak yang tercatat di kuil, Zheng He adalah seorang Laksamana dari Tiongkok yang beragama Islam. Pada 1416, juru mudinya, Wang Jing Hong, sakit parah dan dia “dipaksa” berlabuh di pelabuhan. Oleh karena itu, mereka harus tinggal selama berada di daerah tersebut.

Saat menetap di daerah itu, mereka bersandar di sebuah gua berbatu di sebuah bukit bernama Simongan. Di sana, Wang Jing Hong dirawat hingga kondisinya berangsur membaik. Setelah pemulihan Wang Jing Hong, Laksamana Zheng He berlayar untuk melanjutkan misi perdamaian dan perdagangannya. Sementara itu, Raja Jin Hong tetap berada di Bukit Simon Gun.

Selama tinggal, Wang Jing Hong bercampur dengan penduduk asli dan mencari nafkah dari pertanian. Sederhananya, bidang-bidang berikut secara konsisten tumbuh dan berkembang. Namun dia tidak mengabaikan kekuatan pemimpin yang menyembuhkannya. Akhirnya dia membangun patung Zheng He di gua batu.

Candi Sampukon dikatakan sebagai candi terbesar di Semarang. Kompleksnya sendiri tidak hanya satu, melainkan terdiri dari beberapa pura yang harus dimasuki wisatawan terlebih dahulu melalui gerbang.

Baca Juga : Destinasi Wisata Blue Mosque Tempat Ibadah di Istanbul

Selain Candi Sampukon, kompleks ini juga meliputi Candi Dewa Bumi, Candi Juru mudi, dan Candi Jangkar Kiai. Selain itu, terdapat bangunan panggung dan patung Laksamana Chen Ho.

“Patung Zheng He merupakan terbesar di Asia Tenggara. Tingginya mencapai 12 meter dan terbuat dari bahan full perunggu. Patung ini dikirim langsung dari Tiongkok dan merupakan hadiah khusus dari pemerintah Tiongkok.” Kata Bagus.

Meski merupakan area pemujaan orang Tionghoa, Kuil Sampukon kental dengan nuansa pengampunan. Menurut Bagus, siapapun, apapun agamanya, bisa masuk ke pura.

Bahkan, kawasan tersebut telah menjadi tujuan wisata utama di Semarang dan menjadi katalisator bagi banyak pengunjung. Tapi mereka harus bisa merawat dan menghormati mereka yang berdoa di sana.