• Fri. Sep 17th, 2021

Ccag-Gers.com – Info Berita Komunitas Komune

Komunitas Komune Arrats-Gimone terletak di Gers, di jantung Gascony, Tentang pembangunan seluruh negara.

Fakta Sejarah Gedung Sate | Jawa Barat

Fakta Sejarah Gedung Sate | Jawa Barat Sate Gudung merupakan kebanggaan masyarakat Jawa Barat. Bangunan ini merupakan aset bersejarah yang dikenal tidak hanya di di dalam negeri tapi termasuk di dunia internasional. Gedung Sate tetap berdiri kokoh dankuat menjadi saksi perjalanan pemerintah Jawa Barat menggapai masyarakat yang rapi kertas raharja.

Fakta Sejarah Gedung Sate | Jawa Barat

ccag-gers – Awalnya, bangunan indah ini bernama Hebe Building dan disita berasal dari singkatan GB atau Gouvernements Bedrijven. Peletakan batu pertama pembangunan dilaksanakan Johanna Katrina Coups, B., putri sulung Walikota Bandung. Dilakukan oleh Coups dan Petronella Roelovsen, mewakili Gubernur Batavia. Graaf van Limburg Stirum.n, 27 Juli 1920, dulunya dikenal sebagai gedung baru.

Baca Juga : Fakta Sejarah Kelenteng Sam Poo Kong

Pada hari Senin tanggal 3 Desember 1945 terjadi momen yang merenggut nyawa tujuh pemuda yang merawat Gudung Sate berasal dari serangan pasukan Gurkha yang ditumpangi tentara Inggris dan Belanda. Gurkha berasal berasal dari Nepal dan populer gara-gara keberanian dan kebolehan fisik mereka untuk bertarung bersama pisau khas mereka, Kukri. Sebagai hasil berasal dari perjanjian damai yang disebut Perjanjian Sugauli terhadap tahun 1816, Gurkha sesudah itu menjadi tentara kontrak untuk melayani Perusahaan India Timur.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan terhadap 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia mengalami kondisi euforia. Dalam keceriaan ini, Belanda tidak dapat terima kenyataan bahwa mereka diusir berasal dari Indonesia. Bersama Inggris, Belanda sukses merebut banyak aset, termasuk Gedung Sate. Pertempuran hampir dua jam pecah terhadap 3 Desember, menewaskan tujuh orang muda. Lima mayat ditemukan, tapi dua lagi tidak ditemukan. Lima pemuda yang jasadnya ditemukan di dalam kasus pembelaan Gedung Sate itu bernama Muchtarudin, Suhodo, Susilo, dan dua orang lainnya yang belum diketahui namanya.

Baca Juga : 3 Destinasi Wisata di Rumania yang Menarik

Di segi lain, dua yang mayatnya tidak ditemukan diyakini adalah Lana dan Rengart. Untuk memperingati momen ini, dibikin sebuah prasasti terhadap tanggal 31 Agustus 1952 sebagai wujud penghormatan kepada tujuh pemuda tersebut. Awalnya, monumen batu berada di halaman belakang Gedung Sate. Kemudian, terhadap tanggal 3 Desember 1970, prasasti tersebut dipindahkan ke halaman depan Gedunsate. Lokasinya berada di selama pintu masuk Gedung Sate, dikelilingi taman dan air mancur.

Gedung Sate sering dikaitkan bersama misteri dan cerita horor gara-gara bangunannya yang besar dan keberadaannya sejak seabad yang lalu. Sedikitnya tersedia lima misteri yang pernah dikisahkan warga Bandung Sate Gudung. Dengan kata lain, itu adalah jalur rahasia di Gudung Sate. Ada sebuah rumor mengenai keberadaan lorong bawah tanah rahasia yang merupakan penghubung Gedung Sate dan Gedung Pak An serta Penampakan misterius warga Gudung Sate.

Seorang lelaki tua botak bersama janggut panjang terlihat di gedung Gedung Sate, tapi menghilang di dalam sekejap. Pohon hantu, pohon besar di halaman belakang Gudungsate, diyakini menjadi tempat tinggal bagi para pedagang di lebih kurang Gudungsate, gara-gara sebagian pedagang pernah memiliki masalah bersama pohon itu selama empat hari setelah membuang air kecil.